Kota Madinah bukan hanya tempat berdirinya Masjid Nabawi, tetapi juga menyimpan banyak jejak sejarah penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah. Di sekitar Masjid Nabawi, terdapat beberapa masjid bersejarah yang menjadi saksi peristiwa besar dalam Islam.
Bagi jamaah umrah, mengenal dan mengunjungi masjid-masjid ini bisa menjadi pengalaman spiritual yang memperkaya ibadah.
Berikut 4 masjid bersejarah di sekitar Masjid Nabawi yang patut untuk dikenali.
1. Masjid Jum’ah
📍 2,5 km dari Masjid Nabawi

Masjid Jum’ah berdiri di jalur hijrah Rasulullah dari Masjid Quba menuju pusat Madinah. Di tempat inilah Rasulullah melaksanakan salat Jumat pertama bersama para sahabat. Saat itu, Rasulullah berhenti di suatu lembah bersama para sahabat, dan ketika waktu Jumat tiba, beliau melaksanakan salat Jumat di lokasi tersebut. Di kemudian hari, tempat ini dibangun menjadi Masjid Jum’ah.
Masjid ini menjadi saksi awal dimulainya kehidupan sosial dan keagamaan umat Islam di Madinah, dengan salat Jumat sebagai simbol persatuan dan kebersamaan umat. Meski ukurannya tidak sebesar Masjid Nabawi, Masjid Jum’ah menyimpan makna besar tentang awal pembentukan masyarakat Islam yang teratur dan berlandaskan ibadah.
.
2. Masjid Sab’ah
📍 4 km dari Masjid Nabawi

Masjid Sab’ah sebenarnya merujuk pada kompleks tujuh masjid kecil yang terletak di sekitar area Perang Khandaq. Masing-masing masjid berkaitan dengan posisi Rasulullah dan para sahabat saat perang berlangsung. Masjid-masjid ini menjadi saksi perjuangan besar umat Islam dalam menghadapi ancaman pasukan Quraisy dan sekutunya. Di tempat inilah Rasulullah memimpin strategi dan berdoa dengan penuh ketawakkalan kepada Allah.
Perang Khandaq mengajarkan bahwa kemenangan tidak selalu ditentukan oleh jumlah atau kekuatan fisik, tetapi oleh keimanan, kesabaran, dan pertolongan Allah. Kini, Masjid Sab’ah menjadi pengingat akan pentingnya usaha, doa, dan persatuan dalam menghadapi ujian hidup.
.
3. Masjid Quba
📍 5 km dari Masjid Nabawi

Masjid Quba dikenal sebagai masjid pertama dalam sejarah Islam. Masjid ini dibangun oleh Rasulullah bersama para sahabat setelah beliau hijrah dari Makkah ke Madinah. Masjid Quba memiliki keutamaan khusus. Rasulullah rutin mengunjunginya dan melaksanakan salat di dalamnya. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa salat dua rakaat di Masjid Quba memiliki pahala seperti umrah.
Hingga kini, Masjid Quba menjadi salah satu destinasi ziarah utama jamaah umrah. Suasananya relatif tenang dan nyaman, cocok untuk memperbanyak doa serta melaksanakan salat sunnah dengan lebih khusyuk.
.
4. Masjid Qiblatain
📍 7 km dari Masjid Nabawi

Tak jauh dari pusat Madinah, berdiri Masjid Qiblatain, masjid dengan kisah yang sangat unik. Di tempat inilah arah kiblat umat Islam berpindah dari Masjidil Aqsa ke Ka’bah di Makkah. Bayangkan momen itu. Rasulullah dan para sahabat sedang melaksanakan salat, lalu turun wahyu yang memerintahkan perubahan arah kiblat. Tanpa ragu, mereka langsung berbalik arah di tengah salat.
Karena peristiwa itulah masjid ini dinamakan Qiblatain, yang berarti “dua kiblat”. Masjid ini menjadi pengingat bahwa ketaatan sejati adalah ketika perintah Allah datang, dan hati langsung tunduk tanpa menunda.
.
Penutup: Menyusuri Jejak Rasulullah ✨

Madinah adalah kota yang penuh ketenangan dan sejarah. Masjid Quba, Qiblatain, Jum’ah, dan Sab’ah menjadi bagian penting dari perjalanan dakwah Rasulullah yang masih bisa kita saksikan hingga hari ini.
Bersama Kaba Travel, jamaah tidak hanya diajak beribadah di Masjid Nabawi, tetapi juga mengenal jejak sejarah Islam secara lebih dekat, agar setiap langkah di Tanah Suci terasa lebih bermakna dan penuh hikmah.
Karena umrah bukan hanya tentang sampai, tetapi tentang memahami dan meresapi setiap jejak perjuangan Rasulullah di kota penuh cahaya ini.